|
Transaksi
jual-beli properti dapat ditinjau dari sisi pembeli sebagai
pihak yang membutuhkan properti dan penjual sebagai pihak yang
memasarkan properti. Interaksi keduanya harus intensive agar
tercapai kesepakatan jual-beli.
Pembeli (Customer)
Mencari dan memilih properti
memerlukan usaha yang luar biasa. Sebagaimana orang yg sedang
memilih pasangan hidup, sangat banyak kriteria yang
dijadikan acuan.
Kriteria yang umum antara lain adalah
:
-
Lokasi Perumahan
-
Harga Properti
-
Spesifikasi/Kondisi Properti
-
Prospek (Investasi/Bisnis)
-
Faktor Keamanan
-
Fasos/Fasum (sarana ibadah, pendidikan,
kesehatan, olahraga)
-
Developer / Pengembang
-
Sarana transportasi
-
Biaya hidup
-
Dan lain-lain.
Penjual (Developer/Pengembang)
Penjual dalam hal ini Developer akan
melakukan berbagai promosi agar produknya dikenal dan dapat
memenuhi kriteria Customer sehingga laku untuk dipasarkan.
Transaksi Properti
Pada pasar tradisional (non-properti),
transaksi jual-berli dilakukan dengan cara pembeli memilih
produk pada suatu tempat yang dinamakan pasar, berbagai pilihan
produk tersedia pada pasar tersebut. Jika ada produk sesuai
kriteria yang diinginkan pembeli, maka transaksi jual beli
terjadi di pasar tersebut.
Untuk transaksi jual-beli properti
masih belum ada tempat khusus, lokasi yang ada berupa pasar
tunggal, dimana setiap pengembang/developer memiliki lokasi
pemasaran sendiri-sendiri. Umumnya setiap developer memiliki
lokasi pemasaran dimasing-masing proyek perumahan atau kantor
pusat developer bahkan terkadang ditempat lain.
Jika ditinjau dari sisi Pembeli
Properti, dapat dibayangkan bahwa pembeli properti harus
mengeluarkan effort lebih untuk berkeliling dari developer/proyek
yang satu ke developer/proyek yang lain. Sudah pasti jaraknya
cukup jauh, bukan seperti jarak antar toko pada sebuah pasar
tradisional yang cukup dekat. Pembeli harus mengeluarkan tenaga,
waktu dan sudah tentu biaya yang sangat besar.
Kendala ini diminimalkan oleh
developer dengan cara lebih mendekati pembeli. Umumnya dengan
melakukan pameran di lokasi-lokasi strategis (mal, plaza,
perkantoran dan lain-lain), mengikuti pameran khusus properti
pada waktu terntentu serta pemasangan iklan di media cetak.
Pilihan ini memerlukan tenaga, waktu dan biaya yang cukup besar.
Pada beberapa developer telah
memanfaatkan Teknologi Informasi ( IT : Information
Technology ) berupa website internet atas proyek-proyek
properti yang dimilikinya. Namun dengan menganalogikan sebuah
website sebagai sebuah toko, maka toko tersebut tersebar di
dunia maya. Tidak terpusat pada suatu tempat tertentu.
Peran
www.duniaproperti.com
Website
www.duniaproperti.com
(selanjutnya disingkat : DP) merupakan wadah pertemuan antara
penjual dan pembeli dengan memanfaatkan kecanggihan Teknologi
Informasi. Dibangun dalam bentuk website yang interaktif dan didalamnya berisi
berbagai informasi tentang properti, seperti data berbagai
perumahan, apartment, developer, arsitek/kontraktor,
produk-produk yang berhubungan dengan properti (bahan bangunan,
furniture, lighting & electric dan lain-lain). DP menjadi tempat
berkumpulnya pembeli dan penjual.
Dengan data produk properti yang
lengkap maka pembeli dengan mudah melakukan analisa dan membuat
keputusan dalam melakukan transaksi properti. Pembeli tidak
perlu menghabiskan tenaga, waktu dan biaya dalam memilih
properti. Jika sudah memiliki data dan analisa yang kuat baru
kemudian pembeli dapat berkunjung ke lokasi pemasaran untuk
melakukan transaksi jual-beli properti.
Dari sisi penjual (developer), maka
DP merupakan 'pasar' untuk mempromosikan produk-produk properti
secara online melalui kecanggihan teknologi informasi. Jangkauan
sangat luas (seluruh Indonesia, bahkan dunia), online 24 jam,
tidak mengenal hari libur. Developer tidak perlu terlalu
bergantung untuk ikut serta pada ajang pameran properti yang
hanya diadakan pada waktu tertentu dalam suatu tahun. Selain itu
di DP ada data-data properti (foto, text) yang jauh lebih
lengkap dibandingkan dimedia promosi yang lain. Jika developer
sudah memiliki website, maka website tersebut dapat dihubungkan
langsung dari webstie DP (hyperlink). Dengan penggunaan Teknolgi
Informasi (internet) biaya promosi menjadi sangat kompetitif.
------ ooo 000 ooo ------- |